Pihak berwenang Filipina menahan 11 anggota polisi yang diduga terlibat dalam video penyiksaan yang direkam di sebuah markas polisi. Video tersebut cukup membuat kontroversi, karena menayangkan tayangan kekerasan yang seharusnya tidak dilakukan oleh anggota kepolisian.



Menurut Kepala Polisi Manila Roberto Rongavilla yang tengah menyelidiki masalah ini, 11 anggota kepolisian tersebut dihadapkan pada sidang disipliner atas kejahatan yang mereka.

Rekaman yang membuat berang warga Filipina tersebut menayangkan gambar seorang pria berpakaian bebas tengah mencambuk seorang pria telanjang di dalam sebuah ruang tahanan.
Di saat aksi pencambukan itu berlangsung, pria lain juga melakukan penyiksaan terhadap korban. Pasalnya si pria mengikat penis seorang tahanan dengan tali lalu disiksa secara sadis.

"Para pelaku kini ditahan di Kepolisian Manila. Pihak penyelidik internal telah memanggil seluruh tersangka dan sidang awal kasusnya akan dilakukan hari ini," komentar Rongavilla seperti dikutip AFP, Jumat (20/8/2010).

Meskipun praktek penyiksaan dan pembunuhan terhadap tahanan kerap dilakukan oleh pihak kepolisian dan militer Filipina sudah umum terjadi, baru kali ini video mengenai penyiksaan tersebut beredar luas di masyarakat.

Media setempat tidak menjelaskan, di mana lokasi dari penyiksaan tersebut. Sedangkan nasib dari korban penyiksaan tersebut hingga kini juga tidak diketahui.


====================================================================================
Silahkan berkomentar sobat-sobat ku, ^.^
Tapi jangan komentar hal-hal yang tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA ya.., hohoho...
Terima Kasih atas kunjungannya... ^0^!
====================================================================================